Sabtu, 20 Desember 2014

PANTAI PASIR PUNCU DAN KETAWANG

Pantai Pasir Puncu Terletak dua puluh dua kilometer dari Kota Purworejo atau sebelas kilometer dari Kota Kecamatan Kutoarjo ke arah selatan, tepatnya di Hardjobinangun dan Ketawang Kecamatan Grabag, kita dapat menikmati wisata bahari Pantai Pasir Puncu dan Ketawang. Kawasan ini memiliki pesona tersendiri dengan panorama Pantai Laut Selatan yang menarik dan menawan. Perjalanan wisata ke kawasan tersebut sungguh memikat.
Dari kota Kutoarjo, di sepanjang jalan wisatawan dapat menyaksikan berbagai keindahan dan keunikan alam Purworejo berupa hamparan sawah di kiri-kanan jalan dan rangkaian Pegunungan Geger Menjangan yang menakjubkan.
Gb. Jalan Menuju Kawasan Wisata
 Perjalanan akan terasa makin pendek karena di sepanjang jalan menuju kawasan wisata tersebut ditanami berbagai jenis pohon rindang seperti Asam Jawa dan Mahoni. Kesejukan ini seolah memberikan nuansa baru sehingga tanpa terasa wisatawan telah memasuki pintu gerbang kawasan wisata pantai tersebut.
Di pintu gerbang inilah wisatawan akan bertemu dengan dua buah jalan berpasir, di mana jalan ke kiri menuju Pantai pasir Puncu dan Jalan ke kanan Pantai Ketawang dengan jarak masih-masing kira-kira 2 kilometer dan 1,5 kilometer. Situasi sepanjang kedua jalan ini hamper sama, jalannya  berupa perkebunan tebu yang tertata rapi. Begitupula keindahan pantainya. Pantai Selatan yang indah dengan ombak besar memecah pantai putih membuih.

Gb. Nelayan Yang pergi Melaut
Pantai Pasir Puncu memiliki keistimewaan yang jarang diperoleh di tempat lain. Tempat ini merupakan muara kali Rebung, Kali Kedungmacasan dan Kali Pedegolan. Ketiga kali yang berbapu menyatu menjadi satu muara yang kemudian dikenal sebagai sungai jali ini menciptakan suatu pesona yang cukup langka. Kondisi ini semakin lebih indah tatkala gelombang air laut menggulung kepantai menyambut kedatangan air sungai. Perpaduan antara air sungai yang berwarna keruh dengan air laut yang berwarna biru itu menghasilkan pemandangan sangat indah.
Gb. Muara Kali Rebung

Tawaran menarik lain yang dapat dinikmati wisatawan di Pantai Pasir Puncu di samping keindahan pantainya adalah wisata air dengan naik perahu tempel di muara sungai Jali. Di pantai pasir Puncu maupun Ketawang, wisatawan dapat denganleluasa menyaksikan betapa indahnya suasana matahari terbenam di ufuk barat.
Gb. Matahari Terbenam Di Panti Pasir Puncu
Untuk mencapai kawasan wisata Pantai Puncu Pasir dan Ketawang, wisatawan dapat menggunakan kendaraan pribadi, bus mini. Kondisi jalannya sudah beraspal, kecuali 1,5 sampai 2 kilometer sebelum obyek. Kedua pantai tersebut dapatt juga dicapai melalui Kecamatan Purwodadi, sekitar 12 kilometer dari Kota Purworejo. Bila jalur ini yang hendak ditempuh, maka wisatawan bisa singgah terlebih dahulu di obyek wisata Pantai Jatimalang Indah yangt tidak kalah menariknya dengan Pantai Pasir Puncu dan Ketawang. Pantai Jatimalang Indah masuk dalam wilayah Kecamatan Purwodadi, Purworejo.
Sebagaimana pantai-pantai lain di pesisir selatan, pantai ini “dilindungi ” oleh mitos Nyi Roro Kidul. Nama Nyi Roro Kidul adalah sebuah nama yang tentunya tidak asing melekat pada telinga seluruh masyarakat pulau jawa, khususnya masyarakat yang tinggal di pantai laut selatan, Nyi Roro Kidul adalah tokoh jaman dahulu kala yang merupakan salah satu putri dari Prabu Siliwangi yang memerintah kerajaan Padjajaran yang buruk rupa dikarenakan suatu penyakit, karena putus asa Nyi Roro Kidul tersebut bunuh diri dengan terjun ke pantai selatan yang sekarang dikenal dengan nama Pelabuhan Ratu, konon setelah terjun kelaut, Nyi Roro Kidul berubah menjadi putri yang cantik dan menjadi penguasa pantai selatan serta menjadi sebuah mitos dan legenda hingga saat ini.
Cerita serta mitos tentang Nyi Roro Kidul juga berkembang luas di masyarakat jawa tengah, terutama di Daerah Istimewa Jogjakarta, dimana cerita tersebut menyebutkan bahwa daerah Parang Tritis merupakan pertemuan Sultan Agung yang merupakan Raja Mataram Islam di daerah Kota Gede yang sekarang merupakan bagian dari wilayah jogjakarta, dalam mitos tersebut juga menceritakan bahwa Raja Sultan Agung sering mengadakan pertemuan dengan Nyi Roro Kidul di wilayah pantai selatan Jogjakarta yaitu di Parang Tritis serta Parang Kusumo


Tidak ada komentar:

Posting Komentar